Blog by @asysyifaahs. Powered by Blogger.

#Day18 : Can You Steal My Heart?

by - Tuesday, January 07, 2014

Udah hari kedua sekolah nih, hari ini mau posting lagi di acara tantangan ngeblog yang lanjut ke hari kedelapanbelas. Langsung aja ya, temanya adalah... ‘5 Cara Curi Hati Syifa’. Hufet deh kenapa harus ada tema gini, bocorin rahasia aja. Hahah... Siapa juga yang mau curi hati Syifa :P



Sebenarnya, nggak terlalu susah untuk bisa curi hati aku. Kamu tinggal culik aku, mutilasi, ambil hatinya deh. Eh, naudzubillah Ya Allah..., nggak, bukan curi hati dalam makna denotatif, maksudnya gitu deh... Nggak terlalu susah artinya mudah, tapi nggak semudah menghembuskan nafas sih, yaa.... gitu deh.

Ini beberapa cara atau metode yang kayaknya bisa curi hati aku, mungkin, aku sendiri nggak bisa nyuri hati orang :P


#5 PEKA

Peka apa sih? Tau peka nggak? Menurut KBBI, peka adalah mudah merasa, mudah tersinggung. Hmm... Atau kalau Biologinya iritabilitas alias peka terhadap rangsangan. Rangsangan apa? Apa aja boleh :P Caranya, kamu cukup peka terhadap kondisi aku saat itu, apakah lagi good mood atau bad mood, apakah lagi butuh moodbuster atau menghindari moodbreaker, apakah butuh apa gitu. Yaa, timbal balik aja lah, kamu peka aku juga peka, kamu nggak peka aku tetep peka #eeaaa.


#4 PERHATIAN

Aku suka sama orang yang perhatian sama aku, nggak harus nanya kamu-dimana-dengan-siapa-semalam-berbuat-apa kayak Kangen Band, nggak harus. Apalagi kalau nanya udah makan belum? Udah mandi belum? Udah bobo belum? Sekalian aja tanya, udah nafas belum? Udah ngedip belum? Udah ngupil belum?

Perhatian sih boleh, diperbolehkan malah. Sayangnya, kalau berlebihan apalagi makin lebay, rasanya nggak perlu dan nggak aku butuhkan. Bahkan, kamu ngucapin ‘Selamat Liburan yaa’ aja udah aku anggap sebagai bentuk perhatian sebesar biji zarrah.


#3 PENGERTIAN

Tau akan aku orangnya kayak apa? Makanya, kalau kamu mau curi hati aku, kamu harus ngerti gimana sikap dan sifat aku. Don’t judge me if you don’t know me. Kenal aja belum, gimana mau curi hati? Makanya, jangan nganggep yang lain-lain kalau tingkat kedekatan kita nggak sedekat antara matahari dan bumi *eh itu jauh ya?*, ya maksudnya kamu cuma tahu nama aku dan tahu sifat aku dari kata temen-temen kamu. Ya belum tentu aku kayak gitu. Catet ya, aku sama dunia maya itu BEDA JAUH *baca, catet, resapi*.


#2 PEDULI

Ini hampir sama kayak perhatian, tapi kalau peduli menurutku lebih kepada tindakan. Jangan cuma omong doang dong, sini kalau berani datang ke rumah. Ngapain? Suruh nyuci baju tuh :P Iya, kalau misalkan kamu ngucapin ‘Selamat Liburan ya’ aja itu memang perhatian, tapi kalau kamu lebih peduli, datang ke rumah, ajak aku liburan, tapi harus berani minta izin sama Mamah supaya aku diizinin, hati-hati aja sih, hati-hati!!


#1 PERNYATAAN

Aku nggak hanya butuh keempat itu, harusnya kamu juga bisa menyatakannya. Caranya? Ya bilang dong apa tujuan kamu ngelakuin semua ini? Ada alasan tertentu kah? Siapa tahu saat itu aku lagi nggak bisa peka saking udah kebanyakkan peka sama orang lain.

Kalau kamu suka sama aku, ya bilang. Tapi maaf, I’m SINGLE and I’m very happy with it. Aku masih mau melakukan hal yang bebas yang masih bisa aku lakukan. Cuma Mamah, Ayah, dan Allah yang sanggup jaga aku sepanjang 24 jam, 7 minggu, 12 bulan, sampai bertahun-tahun gini. I told you, I’m kind, brilliant, cute, but I’m SELFISH. Sorry :))

You May Also Like

4 komentar

  1. Waduh...hahahahha... suka baca ceplas ceplosmu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah, terkadang ceplas-ceplos itu nggak enakin sih, tapi semoga baik :D

      Delete
  2. Hehehe, sederhana tapi susah di wujudkan yah :)
    follow #84

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah, itu, tapi InsyaAllah ada banyak cara kok :))

      Delete

Thanks for read my post. Leave a comment and I'll come to your home as soon as possible.

with ♥, acipa