Blog by @asysyifaahs. Powered by Blogger.

Pemilihan Duta Sanitasi Tingkat SMP di Jawa Barat Tahun 2012 Part 5

by - Tuesday, May 14, 2013


Hari ke-2 (Sabtu, 7 April 2012) Bagian 1

Di hari kedua ini, setelah bangun pagi *takut salah paham, waktu itu Syifa lagi halangan buat shalat* dan udah siap-siap pakai seragam, rencananya semua peserta dan pendamping bakalan pergi mengunjungi SMPN 7 Bandung dan SMPN 11 Bandung untuk kegiatan studi banding. Nah, peserta dari Kab. Bandung Barat dapat giliran mengunjungi SMPN 11 Bandung. Horee dulu dong \^_^/

Setelah sarapan pagi seperti biasa dan bersiap bawa peralatan *bukan peralatan tukang ya, tapi peralatan tulis* kita menaiki bus untuk berangkat ke tujuan. Oh iya, Syifa dan kawan-kawan dari Kab. Bandung Barat dapat bagian kelompok C dan nomor busnya 4 *yes, 4* bersama dengan perwakilan dari Kota Depok dan Kabupaten Cianjur.

Ketika tiba di sana, kita disambut oleh siswa-siswi yang tergabung dalam OSIS, Paskibra/Pramuka dan Kelompok Pepeling a.k.a Pelajar Peduli Lingkungan beserta guru di SMPN 11 Bandung.


Nah, setelah digiring masuk *digiring lagi, haha* menuju halaman sekolah SMPN 11 Bandung, ada acara pembukaan dulu nih. Dibawakan oleh dua MC kelas 7 *Syifa kira mereka itu kelas 9 atau kelas 8* yang berbahasa Indonesia dan English. Terus, ada juga penampilan Paduan Suara 11 yang membawakan Lagu Mars UKS, pokoknya kereeennnn dehhh!!!

Setelah acara pembukaan yang juga disambut oleh seluruh siswa/i 11, kita diajak dulu buat penyambutan oleh Kepala Sekolah SMPN 11 Bandung di lantai 2. Ini dia jepretannya:



Nah, yang pakai kerudung di depan ini, Nisa. Sebelahnya Melinda, belakang Melinda itu Gusvira. Yang sebangku sama Gusvira, siapa ya????



Kalau yang cowok tau dong siapa? Iya, Giat. Yang di belakang Giat yang lagi merem *kejepret pas merem ya* itu Rina, sebelahnya itulah Mila :D



Setelah penyambutan dari Kepala Sekolahnya, kita juga dapat ilmu baru dari siswi SMPN 11 Bandung yang mempresentasikan mengenai kontribusi mereka terhadap lingkungan dan kesehatan, yakni presentasi dari Ria Putri tentang Jamban BSJ dan Arlian tentang Zero Waste-nya. Oh iya, mereka juga calon Duta Sanitasi yang ikut tahun 2012 juga, lho.



Penanganan sanitasi di SMPN 11 Bandung memang bagus. Nggak salah, sekolah yang dulunya itu bisa dibilang ‘kumuh’ karena bangunannya yang dekat dengan sawah sekarang ber-abrakadabra jadi Sekolah Hijau. Bahkan, FYI aja nih ya, SMPN 11 Bandung udah dapat prestasi Sekolah Titik Pantau Adipura tahun 2010 dan bahkan menyabet gelar Bandung Green School di tahun 2011.

Nggak cuma itu, prestasi siswa-siswinya juga udah bejibun banget nih. Salah satunya, yang juga merupakan idola aku, Kak Amilia Agustin yang jadi Youth Change Makers, Duta Sanitasi Jabar 2010, dan dapat penghargaan dari SATU Indonesia Award, bahkan Kak Ami ini pernah jadi nominasi di salah satu kategori penghargaan di Liputan 6, lho. Wuuuiiiihhhh, kurang keren apa coba? :D

Nah, setelah dapat penyambutan dan presentasi tadi, kita mulai meninjau sekolah itu. Kebetulan, kelompok C dapat bagian untuk ke Pengolahan Sampah terlebih dahulu. Kerennya disebut Zero Waste School, ZWS ini dikelola oleh Arlian dan kawan-kawan. Program ini sebenarnya ide brilliant dari Kak Ami, kemudian dialih-tangankan ke Arlian Puri ini xD





Setelah berbincang-bincang mengenai proses pengolahan sampah organik dan anorganik kita goes to on ke UKS 11. Disana, UKS-nya lumayan luas, hampir sama kayak kelas seperti biasa. Beda sama UKS di sekolah Syifa, ukurannya cuma 2x2 meter x_x Hihihi…



Nggak cuma ukuran UKS-nya aja yang luas, lemari obat-obatannya juga lengkap banget. Kata Ketua PMR-nya nih, obat-obatan ini dipasok dari Puskesmas terdekat. Jadi, kalau obat-obatannya habis, PMR bisa langsung call-calling Puskesmas. Buat apa? Ya, buat minta obatlah. Haha…



Oh iya, karena orang sakit itu nggak bisa diprediksi kapan datangnya *ya iyalah*. Jadi, tugas anggota PMR ada 2 waktu. Emang karena jadwal sekolahnya ada 2, yaitu pagi dan siang, jadi tugas anggota PMR di UKS dibagi 2. Gini maksudnya, kalau si ‘A’ dapat sekolah pagi, dia jaga di UKS bagian siangnya. Begitupun kalau yang sekolah siang, jaganya di jam pagi.



Selesai melihat-lihat UKS, kita ke Stand Pameran dulu nih. Yang pertama itu, stand mengenai komunitas memasak. Pas Syifa lihat di madingnya, mereka juga bikin tulisan tentang dunia memasak, kayak resep-resep makanan, tips memasak, sampai cara membuat celemek juga ada. Dan yang pasti, di mejanya juga ada makanan-makanan yang dijual, ada sosis goreng, french fries, dan makanan ringan lainnya yang pasti enak, sehat, dan ditanggung HALAL J

Selanjutnya kita ke stand galeri hasil kreasi daur ulang. Eh mungkin lebih tepatnya, galeri siswa, soalnya disana nggak hanya daur ulang aja, tapi kreasi siswa juga dikumpulkan disana. Kayak tempat sampah multifungsi, komik kampanye, poster tentang HIV-AIDS, dan lain-lain. Oh iya, SMPN 11 Bandung juga pernah diliput belia Pikiran Rakyat dalam rubrik skul. Dan, Arlian juga pernah jadi CeBel-nya alias Cewek Belia. Keren kan?

Curhat sedikit, ini lumayan capek sih ngetik, tapi pengen tetep berbagi pengalaman nih. Oke, setelah itu, bagian tinjauan terakhir adalah Jamban Sekolahnya, yaitu Jamban BSJ (Bersih, Sehat, dan Jujur). Jamban ini, bukan sembarang jamban, bukan jamban biasa, dan yang pasti bukan jamban pada umumnya. Kalian pasti tahu dong, kalau persfektif orang terhadap ‘jamban’. Yap, kayaknya pandangan pertama *ceilah, kayak lagu aja* mengenai ‘jamban’ adalah kotor, bau, dan menjijikkan. Tapi, hal itu nggak berlaku di BSJ ini. Soalnya, jamban BSJ ini khusus sekhusus-khususnya buat siswi perempuan yang lagi menstruasi.

Jadi, awalnya *cerita Ria*, dia bersama dengan Bu Nia, guru sekolahnya sedang cerita-cerita tentang sebuah jamban yang bersih di sebuah SMA di Kota Bandung. Nah, gagasan Ria saat itu, kenapa nggak SMPN 11 Bandung juga punya jamban yang mirip gitu. Terlebih, saat itu, banyak siswi perempuan yang sering izin pulang *tidak menyelesaikan jam sekolahnya* dikarenakan pada saat menstruasi sering bocor *maaf*.

Maka dari itu, bermodalkan 300 ribu dan jamban yang awalnya nggak layak, berubah jadi jamban yang super-duper bersih. Aturan untuk masuk ke jamban BSJ ini adalah, yang pertama kita harus lepas sepatu dan menggunakan sandal yang disediakan, kemudian saat mengganti pembalut, kita nggak perlu beli ke Bibi Kantin, soalnya di BSJ ini udah disediakan pembalut berbagai merk *nggak ada yang mensponsori blog ini, jadi nggak bakal dipost merk apa aja, huhuhu*. Terus juga, disitu sudah disediakan under-wear berbagai ukuran, jadi kita nggak perlu pulang hingga meninggalkan jam pelajaran.

Be-eS-Je, alias Bersih, Sehat dan Jujur. Kenapa disebut BSJ?
1.        Bersih. Bersih disini maksudnya, jamban ini khusus untuk membersihkan kotoran menstruasi yang menganggu siswa akibat kebocoran.
2.       Sehat. Kalau udah bersih dan nggak bocor lagi, InsyaAllah kita bakal sehat. Kalau misalkan, kita membiarkan kebocoran terus menerus tanpa mengganti pembalutnya, bahaya yang paling rentan adalah terserang kanker serviks.
3.       Jujur. Ini poin juga nggak kalah pentingnya. Poin ini dilihat dari kejujuran siswi membayar pembalut dan celana dalam. Kalau misalkan, siswi tersebut tidak bisa membayar saat itu juga, dia cukup menuliskan di kertas yang sudah tersedia, mulai dari nama, kelas, dan berapa banyak pembalut dan celana dalam yang dipakai. Barulah, esoknya ia membayar. Harganya juga nggak mahal kok. Untuk 1 pembalut, harganya 500. Dan celana dalam, harganya 5000.

Emang sih, kendala itu selalu ada, misalkan yang nggak haid malah ke jamban BSJ, atau bahkan masuk ke BSJ tanpa menggunakan sandal. Lebih parahnya lagi, ngambil pembalut dan/atau celana dalam tanpa membayar. Tapi itulah, yang jadi alasan kenapa masih dipertahankannya BSJ di SMPN 11 Bandung ini J

Setelah puas meninjau sarana sanitasi sekolah, kita berkumpul di halaman depan SMPN 11 Bandung. Ngapain? Buat foto-foto dulu. Hahaha… Setelah itu, baru deh kita balik lagi ke hotel dan istirahat *sejenak*. Pukul 14.00 WIB nanti kita juga bakal melaksanakan yang ‘seharusnya’ yaitu Lomba Karya Tulis dan Karya Poster. Baiklah, tunggu ceritanya di next blog post ;)

You May Also Like

0 komentar

Thanks for read my post. Leave a comment and I'll come to your home as soon as possible.

with ♥, acipa