Blog by @asysyifaahs. Powered by Blogger.

#1Hari1Ayat Hari ke-14 (Q.S. Az-Zumar [39] : 53) “Allah Mengampuni Yang Bertaubat”

by - Tuesday, January 14, 2014

Katakanlah: “Wahai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah, sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”.”
(Q.S. Az-Zumar [39] : 53)

Assalammu’alaikum.
Maaf ya, hari Selasa kemarin nggak ada postingan #1Hari1Ayat, jadi dirapel ke hari ke-10 ini. Sebenarnya, walaupun kemarin hari libur, tapi nggak demikian. Ada sedikit kendala yang (mungkin) menghalangi buat bikin postingan. Heheh... Ya udah, lanjut aja dari hari kemarin dulu yuk!

Siapa sih di dunia ini yang nggak memiliki dosa? Pasti semua orang memiliki dosa, dosa kecil, atau dosa besar. Secara nggak sadar, setiap harinya mungkin kita sering bikin Allah marah. Apalagi bikin orang-orang di sekitar jengkel sama kelakuan kita.

Pernah suatu kali, ketika Syifa lagi masa down-downnya, ya maksudnya lagi dalam titik terbawah suatu roda kehidupan. Waktu itu, merasakan dilema karena harus memilih dua hal yang sama baiknya. Memilih keluar organisasi demi Mamah atau menetap di organisasi demi tanggung jawab. Ada kebingungan yang mendera, ceileh bahasanya, dua-duanya sama baik kan? Kalau pilih ini, ada dampaknya, kalau pilih yang itu, juga ada resikonya. Sama-sama punya akibat masing-masing.

Karena waktu itu lebih memihak ke organisasi (dengan pulang sekolah sampai Maghrib), alhasil Mamah marah. Rasanya kecewa dan nyesel banget pernah bikin Mamah marah, padahal aku berusaha untuk nggak bikin orangtua apalagi Mamah sampai marah dan sakit gara-gara aku.

Dari situ, keputus-asaan aku muncul, kadang malah mencaci diri sendiri yang sering ceroboh karena salah ambil keputusan. Nggak pernah satu malam pun dilewatkan dengan nggak menangis, ya pasti sebelum tidur selalu nangis, akibat kepikiran masalah itu, eh bukan masalah, suatu hal :D Dan yaaa..., kalau bangun pagi pasti mata bengkak kayak abis dikeroyok massa :D

Aku ngadu sama Allah, antara pilih keduanya, kalau aku pilih Mamah pasti bakal banyak banget dampak baiknya, banyak. Dan kalau pilih organisasi, tapi tanpa ridho Mamah, buat apa?

Aku memutuskan untuk keluar aja dari organisasi, tapi kakak kelas menghalangi, maksudnya menahan biar aku nggak keluar. Dari situ, (lagi-lagi) karena masih terikat pada kegiatan, jadi pulang sore terus, dan alhasil Mamah marah lagi. Astagfirullah...

Iya kan Syifa malah nambah dosa sama durhaka ke Mamah... Sampai mungkin, saking bingung harus gimana rasanya ingin mengakhiri semua aja (Astagfirullah), nggak ada yang bisa bantu untuk menyelesaikan masalah ini. Tapi..., kalau dipikir lagi kok dangkal banget ya pemahaman Syifa tentang ini, sama aja Syifa sendiri nggak bisa menyelesaikan masalah.

Daaaaannn..., setelah sekian lama mengadu sama Allah, lebih dekat sama Allah, akhirnya punya keputusan yang tepat sekali. Yap, pilih Mamah dong :D Semoga..., lain kali saat diberi ujian harus lebih banyak sabarnya, dan ketika banyak punya dosa harus lebih banyak taubatnya. InsyaAllah :)


You May Also Like

0 komentar

Thanks for read my post. Leave a comment and I'll come to your home as soon as possible.

with ♥, acipa